8 Web Hosting Terbaik Indonesia 2018

In Komputer 148 views

Jika Anda serius ingin membangun sebuah website yang sukses, Anda perlu memilih web hosting yang handal terlebih dahulu.

Web hosting yang tidak hanya cepat, namun juga memiliki server yang stabil dan didukung oleh layanan support yang baik.

Masalahnya adalah ada puluhan bahkan ratusan penyedia web hosting di luar sana.

 Mana yang terbaik diantaranya?

Saya sudah melakukan riset, pengujian dan analisa terhadap penyedia web hosting di Indonesia.

Secara konkrit, inilah yang saya lakukan:

  1. Mendaftar/membeli 8 web hosting paling populer di Indonesia (dan jumlahnya akan terus bertambah).
  2. Men-setup situs WordPress untuk tujuan pengetesan.
  3. Menguji support tiap-tiap web host.
  4. Me-monitoring uptime dan load time tiap-tiap web host.
  5. Mempublikasikan review.

Ingin tahu apa yang saya temukan? Saya sudah merangkumnya dalam tabel perbandingan hosting dibawah ini.

TABEL PERBANDINGAN:
8 Web Hosting Terbaik Indonesia 2018


Earning disclosure: Beberapa layanan web hosting yang terdaftar disini menggunakan link affiliasi. Ini membantu saya untuk menutup biaya pengujian dan analisa seluruh web hosting yang saya review. Terima kasih atas support Anda 🙂

HOSTING TERBAIK


hosting terbaik

Di panduan ini, Anda akan tidak hanya akan mempelajari bagaimana cara memilih penyedia web hosting yang terbaik saja, tetapi juga belajar bagaimana caranya memilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Semua akan saya jelaskan dalam panduan ini, step by step.

Oh ya, bagi Anda yang masih bingung ketika memilih paket hosting, di akhir panduan ini Anda akan mengerti tentang kebutuhan Anda dan tidak akan pernah bingung lagi dalam memilih paket hosting.

Mari kita mulai dari:

Step 1: Apa yang Harus Saya Pilih : Shared Hosting, VPS, atau Dedicated Hosting?

Hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah tipe web hosting.

Ada empat tipe web hosting, yaitu shared hosting, VPS, dedicated hosting dan cloud hosting.

Saya sudah jelaskan didalam bab empat tipe web hosting (pada bagian #7).  Anda boleh membacanya lagi untuk memastikan tipe web hosting yang mana yang Anda butuhkan.

Saran saya jika Anda masih bingung, ambillah tipe shared hosting terlebih dahulu, karena Anda bisa upgrade account hosting kapanpun ketika Anda membutuhkan sumber daya yang lebih besar.

Catatan: Apapun kebutuhan Anda: apakah itu untuk membangun toko online, blog pribadi, website perusahaan bahkan untuk bisnis online professional sekalipun, referensi web hosting terbaik yang ada dalam table diatas dapat Anda jadikan rujukan terbaik.

Step 2: Berapa banyak Bandwidth dan Data Penyimpanan yang Saya Butuhkan ?

Bandwidth

Bandwidth menggambarkan ukuran data yang dapat dikirimkan dari web hosting server ke komputer pengunjung website .

Agar lebih mudah dimengerti, bayangkan website Anda  memiliki 100 kunjungan/100 page views setiap harinya dan ukuran halaman di dalam website Anda adalah sebesar 100kb.

Nah untuk mengetahui berapa jumlah bandwidth yang Anda gunakan, cukup dengan mengkalikan jumlah kunjungan/page views per bulannya dengan ukuran halaman rata-rata website.

Dari contoh yang saya berikan tadi, bandwidth yang Anda gunakan adalah sebesar 300 MB ( 100 kunjungan x 100kb rata-rata ukuran halaman website x 30 hari)

apa itu bandwidth

Mungkin sampai sini anda akan bertanya,

“Wah repot sekali ya harus ngitung-ngitung bandwidth segala sebelum milih paket hosting, padahal website aja belum jadi?”

Don’t worry!

Penjelasan diatas hanya menggambarkan perhitungan bandwidth saja, namun pada kenyataannya Anda tidak perlu repot-repot menghitung secara tepat berapa bandwidth yang Anda butuhkan.

Yang terpenting adalah Anda tetap mempunyai bandwidth yang cukup bilamana website Anda secara mendadak menerima pengunjung yang membeludak.

Bahkan banyak perusahaan web hosting lokal yang menawarkan unlimited bandwidth kepada penggunanya.

Ngomong-ngomong, hampir semua penyedia yang saya rekomendasikan dalam tabel diatas juga merupakan pilihan hosting unlimited terbaik yang menawarkan bandwidth yang juga unlimited.

Tapi, mungkin Anda bertanya-tanya:

Apakah bandwidth yang unlimited benar-benar unlimited?

Secara teknis, mustahil untuk memiliki bandwidth yang unlimited.

Dalam prakteknya, bandwidth yang unlimited cenderung memiliki “suatu ketentuan” .

Anda bisa mendapat peringatan dari penyedia web hosting ketika Anda terlalu banyak menarik sumber daya.

Dari sekian banyak ketentuan (*) yang saya perhatikan dari banyak layanan web hosting yang pernah saya gunakan ada istilah yang namanya “More bandwidth than you’ll ever use“.

Maksudnya adalah mungkin saja bandwidthnya terbatas.

Yang terpenting adalah Anda tidak perlu bayar lagi ketika pemakaian bandwidth melebihi batas normal.

Saran saya,  jika Anda memang benar-benar mengharapkan bandwidth yang unlimited,
Anda sebaiknya membaca terms and conditions atau Anda bisa menanyakan langsung via live chat ke penyedia web hosting yang Anda pilih  agar Anda mengerti dan paham bagaimana mereka mendefinisikan arti dari unlimited tersebut.

Namun jika Anda sedang membangun website baru atau website Anda belum menerima banyak pengunjung, persoalan bandwidth ini tidak akan membuat Anda pusing, karena tidak membutuhkan resource yang banyak.

Storage / Disk Space/ Data Penyimpanan

Disk Space adalah seberapa banyak  kapasitas data penyimpanan yang Anda miliki di server untuk menyimpan data-data website.

Misalnya disk space yang diberikan oleh penyedia web hosting adalah sebesar 500MB, maka Anda dapat menyimpan data website di hosting maksimal sebesar 500MB.

Mirip dengan bandwidth, banyak penyedia web hosting menawarkan unlimited storage sehingga Anda tidak perlu pusing in case Anda Anda menyimpan banyak data di website (photo, video, dll).

Tapi sekali lagi,  Anda harus tanyakan ke penyedia layanan hosting kalau Anda ingin menyimpan data dengan ukuran yang tidak normal.

Misalnya jika Anda serius ingin upload banyak foto dan video dengan ukuran 500GB!!!

Saran saya di step ini adalah jadilah customer yang cerdas, jangan hanya melihat layanan web hosting hanya dari iklan mereka yang unlimited, unlimited, dan unlimited saj.

Tetapi ada poin yang lebih penting, yaitu uptime, security, after sales, dan page load time yang akan saya bahas pada step selanjutnya 🙂

Step 3: Performance & reliability: uptime, security & page load time

Uptime, Uptime, Uptime

Apa itu uptime?

Uptime adalah total waktu yang dimiliki oleh server. Biasanya nilai uptime diukur dengan persentase, misalnya 99,99%,98%, dsb.

Uptime sering dijadikan patokan seberapa bagus layanan hosting dapat menjaga sistem mereka tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan.

Semakin tinggi nilai persentase uptime, maka semakin bagus pula kualitas hosting tersebut.

Dari 7 web hosting yang saya rekomendasikan, umumnya mereka menjanjikan uptime 99,90%.

Tapi terkadang nilainya itu menyesatkan, saya akan kasih tahu bagaimana cara menghitung waktu uptime dan downtime.

Misalnya, web hosting niagahoster menggaransi uptime 99,98%. Artinya ada 0,002% waktu downtime. 0,002% kita kalikan 24 jam/hari.

Itu berarti ada 0.048 jam / 2,88 menit per harinya / 20,16 menit per minggu waktu downtime.

author
Author: 
    Jasa Pembuatan Web IKLAN BARIS 2018
    Jasa Pembuatan Web IKLAN BARIS 2018
    Website iklan baris selain berfungsi untuk mempromosikan
    Apa Itu Plasa Hosting
    Apa Itu Plasa Hosting
    Website iklan baris selain berfungsi untuk mempromosikan
    WAJIB TAHU! APA ITU DOMAIN
    Masih melanjutkan perihal dasar-dasar pembuatan website, kali

    Leave a reply "8 Web Hosting Terbaik Indonesia 2018"

    Must read×

    Top
    Close Klik 2x